Ini Aplikasi Trading Forex Android Trading Android Paling dipercaya yang Jadi Juara Transaksi Saham di 7 Bulan 2021

Bulan September sudah berlaku dan ini hari kejadian hari awalannya di bulan Oktober 2020. Tapi seharusnya memerhatikan siapakah perusahaan sekuritas anggota bursa (AB) sebagai juara transaksi saham dalam 9 bulan tahun ini atau per September 2020.

Sebagai catatan, pada perdagangan Rabu kemarin (30/9/2020), perdagangan terakhir di September, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup minus 0,19% di status 4.870.

Dengan demikian, indeks rekomendasi khusus BEI itu sudah terkoreksi 8,32% sepanjang September, dan minus 22,69% sejak awalannya tahun (year to date/ytd) dengan catatan jual bersih (net sell) asing Rp 13,97 triliun di September dan ytd Rp 60,17 triliun

Di tengah koreksi indeks ini, nilai transaksi pasar saham juga turun 16,01% jadi Rp 1.443 triliun dari Rp 1.718 triliun pada sembilan bulan awalnya tahun tempo hari.

Berdasarkan data yang dipadukan dari Bursa Imbas Indonesia (BEI), RTI, tercatat nilai transaksi saham PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia unggul di pasar modal pada dua periode, baik periode bulanan September atau tahun kalender (year to date/YTD).

Transaksi Saham Terbesar 11 Aplikasi Trading Forex Android Trading Android Paling dipercaya per Jan-Sep 2020

Daftar Juara Transaksi Saham per September 2020Foto: Daftar Juara Transaksi Saham per September 2020

  • Daftar Juara Transaksi Saham Mei- Juli 2021
  • Data menunjukkan nilai transaksi bulanan Mirae Asset yang berkode Aplikasi Trading Forex Android Trading Android Paling dipercaya YP raih Rp 35,27 triliun, tertinggi dari keseluruhnya 105 sekuritas AB.

Keunggulan Mirae Asset secara bulanan terjadi dari sisi volume transaksi yaitu 758,04 juta lot saham, atau memiliki makna 7,58 miliar unit saham.

Untuk periode sejak awalannya tahun atau ytd sampai 30 September 2020, Mirae Asset unggul pada sisi nilai transaksi, frekuensi transaksi, dan volume transaksi dari keseluruhnya 105 sekuritas yang ada di bursa.

Nilai transaksi saham sejauh sembilan bulan awalnya 2020 di Aplikasi Trading Forex Android Trading Android Paling dipercaya yang dulu namanya Mirae Asset Daewoo dan e-Trading ini raih Rp 231,13 triliun, naik 46,67% dari keseluruhnya transaksi periode yang sama 2019 Rp 157,58 triliun.

Nilai itu tercipta dari volume transaksi 4,17 miliar lot saham melalui 34,23 juta kali frekuensi transaksi.

Kenaikan nilai transaksi YP terjadi justru saat nilai transaksi pasar saham turun 16,01% jadi Rp 1.443 triliun dari periode 9 bulan tahun tempo hari.

Di posisi kedua, ada Aplikasi Trading Forex Android Trading Android Paling dipercaya anak usaha PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yakni PT Mandiri Sekuritas dengan kode Aplikasi Trading Forex Android Trading Android Paling dipercaya CC alias Mansek.

Nilai transaksi Mansek secara year to date raih Rp 229,64 triliun, turun 20,41% dari periode yang sama tahun tempo hari Rp 288,52 triliun.

Nilai itu tercipta dari volume transaksi 2,24 miliar lot saham melalui 17,52 juta kali frekuensi transaksi.

Di posisi ketiga ada PT Credit Suisse Sekuritas Indonesia dengan kode Aplikasi Trading Forex Android Trading Android Paling dipercaya CS.

Transaksi saham CS secara ytd sampai September raih Rp 144,38 triliun, naik 20,21% dari periode yang sama tahun awalannya Rp 120,11 triliun.

Transaksi Saham Terbesar 11 Aplikasi Trading Forex Android Trading Android Paling dipercaya per Jan-Sep 2019

Transaksi Saham Aplikasi Trading Forex Android Trading Android Paling dipercaya Jan-Sep 2019. Dok BEIFoto: Transaksi Saham Aplikasi Trading Forex Android Trading Android Paling dipercaya Jan-Sep 2019. Dok BEI

Transaksi Saham Aplikasi Trading Forex Android Trading Android Paling dipercaya Jan-Sep 2019. Dok BEI

Menanggapi ini, Tae Yong Shim, President Director Mirae Asset Sekuritas Indonesia, menerangkan minat investor ritel lakukan investasi di pasar saham semakin.

Bila dulunya investor ritel lakukan investasi dari pasar saham karena ikut-ikutan rekanan saja, saat ini investor ritel sudah semakin pintar saat lakukan investasi saham.

Mereka menggunakan riset teknikal, fundamental, dan ada juga yang lebih berpikir jauh di muka (futurist). Seiring berjalannya waktu, jumlah investor dan nilai transaksi saham di bagian ritel semakin. Puncaknya, investor ritel jadi semakin kuasai di industri pasar saham Indonesia saat berjalannya pandemi Covid-19.

“Saat ini pasar share kami dari sisi keseluruhnya nilai transaksi investor (transaction nilai) pada keseluruhnya nilai transaksi semua investor di Indonesia adalah 7,98%. Kami yakin nilai transaksi akan makin bertepatan kenaikan jumlah investor kami yang dalam waktu dekat akan tembus angka 200.000,” papar Tae Yong Shim, dalam informasi syah, diambil CNBC Indonesia, Kamis (1/10/2020).

Kenaikan jumlah nasabah itu, lanjut Tae Yong Shim, bertepatan dengan optimisnya artis pasar bila target investor pasar modal dapat tumbuh jadi 5 juta pada 2021, seperti tekad dari Kuasa Service Keuangan (OJK).

Per Agustus lalu, BEI menulis jumlah investor pasar modal, yang terdiri dari investor saham, obligasi, dan reksa dana, sudah raih 3,02 juta.

Untuk jaga pasar sharing, Tae Yong Shim akan kerjakan beberapa strategi satu diantaranya peningkatan sampai terus dipercaya oleh investor ritel di Indonesia.

Peningkatan lain perusahaan adalah terus lebih kualitas risetnya dengan menukar skema riset menjadi lebih mudah dipahami melalui gagasan kartun, video, dan youtube.

Selain itu, dia melihat faktor yang memberikan dampak ke perusahaan sampai dapat lebih nilai transaksi investornya adalah semakin dewasanya investor ritel Indonesia saat lakukan investasi di pasar modal.

“Pandemi covid-19 tidak menghadang kami selalu untuk kerjakan pembelajaran, bahkan justru saat ini kami dapat mendidik masyakat makin banyak dengan online, terhitung menggunakan media sosial yang kami punya,” lebih Tae Yong Shim.

Faktor lain mulai naiknya transaksi saham ialah pandemi, walau pihaknya betul-betul bersedih dan berharap agar pandemi ini dapat sesegera usai.

“Saat ini, banyak masyarakat yang penting masih di rumah dan kerja di dalam rumah (work from home/WFH). Ini tentu membuat masyarakat makin banyak memiliki waktu luang, tapi di sisi lain ingin masih produktif. Investasi di pasar saham ialah opsi yang bisa diatasi,” katanya.

Leave a Comment